Overview of Mothers’ Knowledge about Reproductive Health Education for Early Childhood at Among Siwi Kindergarten, Gamping Subdistrict, Sleman, 2025

Penulis

Kata Kunci:

Early childhood, Mothers, Reproductive health education, Knowledge level, Kindergarten

Abstrak

Latar Belakang: Data SIGA Kementerian PPPA menunjukkan kasus kekerasan seksual anak di DIY mencatat 265 kasus pada 2023, tertinggi di Sleman sebanyak 101 kasus. Anak usia dini rentan karena kurang pemahaman tentang tubuh dan perlindungan diri, sehingga pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini penting. Ibu sebagai pendidik utama memiliki peran besar, namun banyak yang masih menganggap topik ini tabu dan belum memiliki pengetahuan yang cukup.

Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Among Siwi,

Kecamatan Gamping, Sleman, Tahun 2025.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dengan desain cross sectional.

Subjek penelitian ini adalah 110 ibu siswa yang bersekolah di Taman Kanak-Kanak Among Siwi dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup berskala Guttman dan dianalisis secara univariat. Hasil: Sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (50,9%), cukup (32,7%), dan kurang (16,4%). Mayoritas ibu berusia 31–40 tahun (53,6%), berpendidikan menengah (60,9%), dan tidak bekerja (58,2%).

Kesimpulan: Mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia dini.

Kata Kunci: Anak usia dini, Ibu, Pendidikan kesehatan reproduksi, Tingkat pengetahuan, Taman Kanak-Kanak

Referensi

Gandeswari, E. (2020). Taboos and challenges in early childhood sex education. Journal of Psychology and Child Education, 5(1), 22–28.

IDAI. (2018). Data on child sexual violence. Jakarta: Indonesian Pediatric Society.

Kemen PPPA. (2023). Gender and Child Information System (SIGA). Jakarta: Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection.

Muslihatun, N., & Santi, R. (2022). Cooperative parenting by parents. Islamic Parenting Journal, 9(1), 88–97.

Nugraha, A. (2019). Sex education in the school curriculum. Journal of Curriculum and Early Childhood Education, 4(3), 41–50.

Rakhmawati, D. (2023). Barriers to early childhood sex education in the family environment. Family Education Journal, 8(3), 15–21.

Renteng, C. (2023). The role of mothers in preventing child sexual violence. Early Childhood Education Scientific Journal, 11(1), 33–40.

Ritonga, H. (2022). Parental perceptions of sex education for children. Child Protection Journal, 10(2), 45–53.

Sundari, I. (2019). Mothers' perceptions of sex education in Islamic kindergartens. Journal of Early Childhood Education, 4(2), 67–74.

UNICEF. (2019). Violence Against Children: Global Survey Report. Retrieved from https://www.unicef.org

Wibisono, H. (2018). Sex education in the family: Whose responsibility is it? Family Psychology Journal, 3(2), 29–36.

Zolekhah, S., & Barokah, I. (2021). Children’s sex education from the perspective of mothers and schools. Journal of Islamic Early Childhood Education, 6(1), 54–60.

Diterbitkan

2026-01-15

Terbitan

Bagian

Artikel