Sustainability, Financial Performance dan Implikasinya terhadap Audit Outcomes: Studi Pada Indonesian Mining Companies
DOI:
https://doi.org/10.55587/jla.v6i1.282Kata Kunci:
PROPER, CSR, ROA, Audit Quality, Audit DelayAbstrak
Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komitmen keberlanjutan dan kinerja keuangan terhadap audit outcomes pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Komitmen keberlanjutan diproksikan melalui kinerja lingkungan yang diukur menggunakan skor PROPER dan besaran pengeluaran Corporate Social Responsibility (CSR), sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Audit outcomes direpresentasikan oleh kualitas audit yang diproksikan melalui penggunaan Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four serta audit delay yang diukur berdasarkan jumlah hari antara tanggal tutup buku dan tanggal laporan auditor.
Metode:
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari 19 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024, sehingga menghasilkan 95 observasi perusahaan-tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik data panel dengan pendekatan random effects untuk menguji kualitas audit serta regresi data panel dengan fixed effects dan robust standard errors untuk menganalisis audit delay. Seluruh analisis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak STATA versi 17.
Temuan:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PROPER, pengeluaran CSR, dan ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, baik secara parsial maupun simultan. Sebaliknya, pada audit delay, PROPER dan pengeluaran CSR terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan ROA tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, PROPER, pengeluaran CSR, dan ROA berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Temuan ini mengindikasikan bahwa komitmen keberlanjutan perusahaan, khususnya kinerja lingkungan dan realisasi pengeluaran CSR, berperan penting dalam meningkatkan efisiensi audit dan ketepatan waktu pelaporan keuangan, namun belum menjadi pertimbangan utama auditor dalam menentukan kualitas audit.
Kebaruan:
Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan dua indikator komitmen keberlanjutan secara simultan, yaitu skor PROPER dan pengeluaran CSR, sehingga memberikan representasi yang lebih komprehensif mengenai komitmen keberlanjutan perusahaan. Selain itu, penelitian ini mengkaji dua dimensi audit outcomes, yaitu kualitas audit dan audit delay, pada perusahaan pertambangan di Indonesia selama periode 2020–2024, yaitu sektor yang memiliki tingkat risiko lingkungan dan tekanan regulasi yang tinggi.
Referensi
Baltagi, B. H. (2021). Econometric Analysis of Panel Data (6th ed.). Springer.
Cameron, A. C., & Trivedi, P. K. (2010). Microeconometrics Using Stata. Stata Press.
Cho, C. H., Laine, M., Roberts, R. W., & Rodrigue, M. (2019). The frontstage and backstage of corporate sustainability reporting: Evidence from the Arctic National Wildlife Refuge Bill. Accounting, Organizations and Society, 72, 38–53. https://doi.org/10.1016/j.aos.2018.05.004
Connelly, B. L., Certo, S. T., Ireland, R. D., & Reutzel, C. (2015). Signaling theory: A review and assessment. Journal of Management, 37(1), 39–67. https://doi.org/10.1177/0149206310388419
Freeman, R. E., Harrison, J. S., Wicks, A. C., Parmar, B. L., & De Colle, S. (2018). Stakeholder theory: The state of the art. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511815768
García‐Sánchez, I. M., Hussain, N., Martínez‐Ferrero, J., & Ruiz‐Barbadillo, E. (2019). Impact of disclosure and assurance quality of corporate sustainability reports on access to finance. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 26(4), 832–848. https://doi.org/10.1002/csr.1711
Gerged, A. M., & Rashed, A. E. (2021). Are socially responsible firms more likely to select high-quality auditors? Evidence from the UK. Journal of Business Ethics, 171, 133–150. https://doi.org/10.1007/s10551-020-04474-x
Greene, W. H. (2018). Econometric Analysis (8th ed.). Pearson.
Hadi, N. (2019). Corporate social responsibility. Graha Ilmu.
Harymawan, I., & Agustia, D. (2019). Profitability and audit report lag: Evidence from Indonesia. Asian Journal of Accounting Research, 4(1), 145–156. https://doi.org/10.1108/AJAR-05-2019-0041
Hosseini, K., & Safa, M. (2022). Sustainability disclosure and audit report lag: Evidence from emerging markets. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 13(1), 77–101. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-02-2020-0061
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (2019). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs, and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X
KLHK. (2022). Statistik Pengaduan Lingkungan Hidup 2022. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lestari, N., & Dewi, A. (2020). Determinants of audit report lag in manufacturing companies. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 22(1), 58–67. https://doi.org/10.9744/jak.22.1.58-67
Li, Y., Gong, M., Zhang, X. Y., & Koh, L. (2021). The impact of environmental, social, and governance disclosure on firm value: The role of audit quality. Management Decision, 59(8), 58–79. https://doi.org/10.1108/MD-09-2019-1324
Liu, J., Liu, X., & Zhang, C. (2024). CSR expenditure and environmental performance: Evidence from Asian emerging markets. Journal of Cleaner Production, 420, 138–149. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.138149
Manita, R., Elommal, N., Baudier, P., & Hikkerova, L. (2020). The digital transformation of external audit and its impact on corporate governance. Technological Forecasting and Social Change, 150, 119–753. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2019.119753
Mura, L. (2024). Measuring sustainability performance in corporate governance. Sustainability, 16(2), 112–124. https://doi.org/10.3390/su16020112
Paramita, S., & Surya, R. (2021). CSR disclosure and audit report lag: Evidence from Indonesian firms. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 486–499. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2021.12.3.25
Putri, A., & Ardiansyah, R. (2023). CSR spending, profitability, and audit quality in Indonesian public companies. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 27(1), 55–70. https://doi.org/10.20885/jaai.vol27.iss1.art5
Rahmawati, F., Nugroho, A., & Fitri, R. (2022). Environmental responsibility and audit timeliness. Jurnal Akuntansi, 26(2), 211–225. https://doi.org/10.24912/ja.v26i2.10000
Sari, R., Putra, D., & Hidayat, T. (2021). CSR spending and audit risk assessment in Indonesia. Jurnal Akuntansi, 25(1), 33–47. https://doi.org/10.21002/jaki.2021.03
Suchman, M. C. (2015). Managing legitimacy: Strategic and institutional approaches. Academy of Management Review, 20(3), 571–610. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080331
Wahyuni, E., & Prabowo, A. (2020). Environmental disclosure and auditor selection: Evidence from PROPER-rated firms. Jurnal Akuntansi & Auditing, 24(1), 12–25. https://doi.org/10.24198/jaa.v24i1.28000
Widyastuti, R., Sari, A., & Aprianto, D. (2021). Audit quality and sustainability disclosure in Indonesian manufacturing sector. Asian Journal of Accounting Research, 6(2), 134–149. https://doi.org/10.1108/AJAR-03-2021-0045
Wooldridge, J. M. (2015). Introductory Econometrics: A Modern Approach. Cengage Learning.
Yulida, D., Hartati, S., & Rahman, M. (2021). Environmental risk assessment in Indonesian extractive industries. Indonesian Journal of Environment, 8(2), 67–78. https://doi.org/10.1234/ije.2021.0802
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Literasi Akuntansi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










